Kota Cirebon, 5 Agustus 2026 – Komitmen MTs Salafiyah Kota Cirebon dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kembali membuahkan hasil membanggakan. Madrasah tersebut sukses menggelar Khataman Juz 30 Al-Qur’an untuk kedelapan kalinya pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang menjadi bagian dari pembinaan Program Ekstrakurikuler Tahfiz ini berlangsung khidmat dan penuh haru, sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para siswa dalam menghafal Kalamullah.
Khataman kali ini mengantarkan dua siswi kelas IX A, Ikra Safitri dan Rindu Nurul Koyimah, menorehkan prestasi membanggakan setelah berhasil menyelesaikan hafalan Juz Amma dengan predikat sangat memuaskan. Keduanya melantunkan hafalan secara estafet dari surah ke surah di hadapan para penguji, guru, dan seluruh peserta ekstrakurikuler tahfiz yang menyimak dengan penuh khusyuk.
Suasana aula madrasah dipenuhi rasa syukur ketika kedua siswi tersebut mampu menyelesaikan seluruh rangkaian ujian hafalan tanpa hambatan berarti. Momen ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan tahfiz yang secara konsisten dikembangkan MTs Salafiyah Kota Cirebon sebagai salah satu program unggulan madrasah.
Ikra Safitri, putri semata wayang pasangan Salim dan Yeti dari Kedawung, mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya setelah melalui proses latihan dan murojaah yang panjang.
“Saya merasa sangat lega dan bersyukur bisa melewati ujian hafalan ini di hadapan para mentor dan teman-teman. Semoga hafalan ini dapat terus saya jaga dan menjadi penyemangat untuk menghafal Al-Qur’an lebih banyak lagi,” ungkapnya.
Prestasi serupa juga diraih Rindu Nurul Koyimah, putri bungsu pasangan Agung Purnomo dan Rukoyah dari Ciperna. Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan kebahagiaannya usai dinyatakan lulus ujian tahfiz dengan hasil yang sangat memuaskan.
“Saya merasa senang dan bahagia dapat menyelesaikan ujian tahfiz ini dengan predikat sangat memuaskan. Terima kasih kepada orang tua, para mentor, dan semua guru yang selalu memberikan motivasi dan bimbingan,” tuturnya.
Kegiatan khataman dihadiri Kepala MTs Salafiyah Kota Cirebon, para wakil kepala madrasah, dewan guru, mentor tahfiz, serta seluruh peserta ekstrakurikuler tahfiz. Kehadiran seluruh sivitas madrasah menjadi wujud dukungan terhadap budaya mencintai Al-Qur’an yang terus ditanamkan di lingkungan sekolah.
Kepala MTs Salafiyah Kota Cirebon, Hj. Uul Ulfiyah, S.Ag., menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan kedua siswi tersebut. Menurutnya, keberhasilan menghafal Al-Qur’an bukan sekadar prestasi akademik, melainkan juga menjadi bekal penting dalam membentuk karakter generasi yang berakhlak Qur’ani.
“Kami bangga atas keberhasilan mereka dalam menyelesaikan hafalan Juz Amma. Semoga tetap istiqamah membaca, menghafal, mengamalkan, dan meneladani akhlak Al-Qur’an serta menjadi inspirasi bagi teman-temannya,” ujarnya.
Apresiasi senada disampaikan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Hj. Suherni, S.Pd., bersama para mentor tahfiz, H. Abdul Ghoni, dan Hermes Aura Azkiya. Mereka berharap keberhasilan Ikra dan Rindu mampu memotivasi siswa lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan mengikuti jejak para penghafal Al-Qur’an di madrasah.
Pelaksanaan Khataman Juz 30 yang telah memasuki penyelenggaraan kedelapan ini menjadi bukti konsistensi MTs Salafiyah Kota Cirebon dalam mengembangkan pendidikan yang memadukan keunggulan akademik dengan pembinaan spiritual. Melalui Program Tahfiz Al-Qur’an, madrasah terus berupaya melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter religius, berakhlak mulia, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.







