MTs Salafiyah Kota Cirebon Gelar TKA 2026, Tegaskan Komitmen Integritas dan Akuntabilitas Asesmen

  

Kota Cirebon — MTs Salafiyah Kota Cirebon sukses menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX pada Rabu–Kamis, 8–9 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional yang mengedepankan sistem asesmen yang objektif, terstandar, dan akuntabel.

Pelaksanaan TKA mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 95/M/2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik. Regulasi tersebut bertujuan mengukur capaian kompetensi peserta didik secara komprehensif menjelang akhir jenjang pendidikan dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Di MTs Salafiyah Kota Cirebon, TKA berlangsung tertib dan lancar dengan mengusung sistem Computer Based Test (CBT), sejalan dengan arah kebijakan digitalisasi pendidikan nasional. Mata pelajaran yang diujikan meliputi Matematika pada hari pertama dan Bahasa Indonesia pada hari kedua, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sebanyak 57 siswa kelas IX mengikuti asesmen ini, terdiri dari 31 siswa laki-laki dan 26 siswa perempuan. Mereka dibagi ke dalam dua ruang ujian dengan dua sesi pelaksanaan yang dipusatkan di ruang CBT madrasah.

Dalam menjaga integritas pelaksanaan, sistem pengawasan dilakukan secara silang dan dipantau secara daring melalui platform Zoom oleh penyelia serta pendamping penyelia dari Dinas Pendidikan tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Mekanisme ini dirancang untuk memastikan transparansi, profesionalitas, serta keadilan bagi seluruh peserta.

Kepala MTs Salafiyah Kota Cirebon bersama Wakil Kepala Bidang Kurikulum turut meninjau langsung jalannya pelaksanaan ujian. Dalam keterangannya, Kepala Madrasah menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan selama dua hari pelaksanaan.

“Alhamdulillah, pelaksanaan TKA berjalan lancar, aman, dan terkendali. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi yang baik antara panitia, pengawas, dan seluruh pihak madrasah dalam memastikan setiap prosedur berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa hasil TKA diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh terhadap kemampuan siswa, sekaligus menjadi bahan evaluasi strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di masa mendatang.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Ibu Toyibah, S.Pd.I selaku ketua panitia, melakukan pemantauan intensif dari ruang pengawas. Ia memastikan kesiapan perangkat, kedisiplinan peserta, serta kelancaran teknis selama ujian berlangsung.

“Seluruh perangkat pendukung berfungsi dengan baik, dan siswa terlihat fokus dalam mengerjakan soal. Kami juga memastikan sistem pengawasan berjalan optimal sehingga suasana ujian tetap kondusif dan menjunjung tinggi nilai kejujuran,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan TKA ini, madrasah berharap seluruh siswa dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hasil asesmen nantinya akan menjadi salah satu indikator penting dalam evaluasi mutu pendidikan sekaligus bekal bagi siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Related Images:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *