Kota Cirebon — MTs Salafiyah Kota Cirebon resmi melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026 pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi akademik sekaligus penentu kenaikan kelas bagi peserta didik kelas VII dan VIII.
Sebanyak 122 siswa mengikuti ASAT tahun ini, terdiri atas 56 siswa laki-laki dan 66 siswa perempuan. Pelaksanaan asesmen dipusatkan di empat ruang kelas yang telah dipersiapkan secara optimal dengan sistem pemisahan ruang antara siswa laki-laki dan perempuan guna menciptakan suasana ujian yang tertib, nyaman, dan kondusif.
ASAT merupakan bagian dari agenda evaluasi pendidikan yang mengacu pada kalender pendidikan nasional dan program peningkatan mutu pendidikan madrasah yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Sebagai bentuk evaluasi sumatif, ASAT dirancang untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan selama satu tahun pembelajaran.
Berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya yang menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), ASAT tahun ini kembali menerapkan metode Kertas dan Pulpen (KP). Kebijakan tersebut dipilih sebagai langkah antisipatif untuk meminimalisasi kendala teknis yang kerap muncul dalam ujian berbasis digital, seperti gangguan jaringan maupun perangkat.
Selain dinilai lebih stabil, metode KP juga dianggap mampu memberikan ruang lebih luas bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan berpikir dan menulis secara langsung, khususnya dalam pengerjaan soal esai yang membutuhkan ketelitian serta kemampuan mengembangkan gagasan.
Seluruh mata pelajaran, termasuk muatan lokal madrasah, diujikan dalam asesmen kali ini. Setiap sesi ujian berlangsung selama 90 menit, dengan jadwal pelaksanaan dimulai pada 18 hingga 23 Mei 2026.
Ketua Panitia PAT, Toyibah, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang demi memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar dan tertib.
“ASAT tahun ini menggunakan sistem Kertas dan Pensil, dan alhamdulillah kami siap melaksanakannya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar hadir tepat waktu, mengenakan seragam lengkap, serta selalu membawa kartu peserta ujian selama pelaksanaan ASAT berlangsung.
Sementara itu, Kepala MTs Salafiyah Kota Cirebon, Hj. Uul Ulfiyah, menegaskan pentingnya sikap disiplin dan ketelitian dalam menghadapi ujian.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan ASAT, beliau memberikan motivasi kepada seluruh siswa agar mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.
“Kalian harus belajar dengan sungguh-sungguh. Jangan tergesa-gesa dalam menjawab soal, telitilah kembali sebelum menyerahkan lembar jawaban. Nilai ASAT sangat berpengaruh terhadap evaluasi hasil belajar selama satu tahun dan akan menentukan apakah kalian layak naik ke tingkat berikutnya,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan ASAT Tahun Ajaran 2025/2026 ini, MTs Salafiyah Kota Cirebon berharap dapat terus memperkuat budaya akademik yang disiplin, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mencetak generasi muda yang unggul dalam prestasi dan berakhlak mulia.









