Cirebon, 10 November 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional ke-80, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Kota Cirebon menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat dan penuh makna di halaman utama madrasah, Senin (10/11). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, siswa, serta mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati yang sedang menjalani program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP).
Upacara yang digelar setiap tahun ini menjadi momentum penting untuk menanamkan kembali nilai perjuangan dan semangat nasionalisme kepada generasi muda, sembari mengenang jasa para pahlawan bangsa yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan, khususnya dalam peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya.
Pelaksanaan upacara dipimpin oleh Moh. Akmal Alfarizi sebagai pemimpin upacara, dengan Itqon Haris bertindak sebagai pembina upacara.
Adapun petugas lainnya meliputi:
- Pengatur Acara: Muhammad Nadif Haifa
- Protokol/MC: Jihan Aulia Nisa
- Pembaca Pembukaan UUD 1945: Saedatul Laela
- Tim Pengibar Bendera: Bilqis Satriani, Ruhel Rikha Das dan Ulfa Maria
- Pengiring Lagu Kebangsaan: Amelya Putri
Suasana haru dan khidmat terasa saat bendera Merah Putih dikibarkan, diiringi lagu “Indonesia Raya”. Seluruh peserta berdiri tegak, menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat dan rasa hormat, mencerminkan kecintaan terhadap tanah air.
Dalam amanatnya, Itqon Haris menyampaikan pesan inspiratif bahwa makna Hari Pahlawan di era modern bukan lagi tentang perjuangan fisik, melainkan perjuangan melalui ilmu pengetahuan, kedisiplinan, dan karakter.
“Semangat Hari Pahlawan bukan ajakan untuk berperang, tapi dorongan untuk berjuang lewat pendidikan dan karakter. Jadilah pelajar yang disiplin, jujur, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan nasionalisme, menghormati sesama, serta menjaga sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Kepala MTs Salafiyah Hj. Uul Ulfiyah, S.Ag., menyampaikan bahwa tema Hari Pahlawan tahun ini, “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan,” menjadi pengingat agar semangat kepahlawanan tidak berhenti hanya pada seremoni tahunan.
“Semangat juang para pahlawan harus kita lanjutkan dalam bentuk kontribusi nyata — baik dalam belajar, bekerja, maupun berkarya untuk kemajuan bangsa,” tegasnya.
Peringatan Hari Pahlawan di MTs Salafiyah bukan hanya seremoni formal, melainkan sarana refleksi bagi seluruh peserta didik agar mampu memahami arti perjuangan yang sesungguhnya. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap dapat membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan semakin tumbuh semangat nasionalismenya.





